Berita Terkini

KPU Kota Binjai Wawancarai 93 Calon Relawan Demokrasi

Binjai, kota-binjai.kpu.go.id – 93 orang calon Relawan Demokrasi Pemilu 2019 dinyatakan Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai lulus seleksi administrasi. Mereka yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sudah menjalani wawancara yang dilakukan oleh para komisioner di Kantor KPU Binjai, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 10 B, Kelurahan Limaumungkur, Binjai Barat, Rabu (16/1). Pantauan wartawan, para calon Relawan Demokrasi Pemilu 2019 sudah memadati Kantor KPU Binjai sejak pagi hingga petang ini. “Pengumumannya besok (hari ini, red). Nanti para calon Relawan Demokrasi ini pengumumannya diumumkan oleh KPU Binjai melalui website atau media sosial facebook KPU Binjai,” jelas Ketua KPU Binjai, Zulfan Efendi Rabu (16/1). Menurut Zulfan, tidak seluruhnya 93 nanti dinyatakan lulus tahapan wawancara. Sebab, tahapan wawancara yang dilakukan KPU Binjai untuk melakukan penjaringan. “Nanti yang diambil ada 55 orang dari 11 basis yang ada,” tandansya. Sebelumnya, penjaringan calon Relawan Demokrasi Pemilu 2019 ini dilakukan KPU Binjai demi meningkatkan target partisipasi pemilih 77,5 persen. Program ini harapannya untuk menumbuhkan kembali kesadaran positif terhadap pentingnya pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Program Relawan Demokrasi ini untuk membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu serta meningkatkan partisipasi pemilih,” ujar Koordinator Divisi Parmas dan SDM KPU Binjai, Robby Effendi. Masa kerja Relawan Demokrasi ini selama 3 bulan. Syarat utama yang ingin mendaftar sebagai anggota Relawan Demokrasi wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk Binjai. Mereka yang bekerja selama 3 bulan‎ akan diberi honor. Fokusnya ke 11 basis pemilih di masyarakat. Seperti basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, penyandang disabilitas, berkebutuhan khusus, pemilih marginal, basis komunitas, basis keagamaan dan basis warga internet. Untuk persyaratan relawan demokrasi, diantaranya WNI, berusia minimal 17 tahun, pendidikan minimal SLTA/sederajat, berdomisili di Binjai, terdaftar sebagai pemilih dan lebih baik punya pengalaman penyuluh/berorganisasi. Kemudian diutamakan yang pernah ikut kursus pemilu atau program sosialisasi KPU Binjai lainnya dan tidak menjadi anggota partai politik. Selain itu, para Relawan Demokrasi mampu membuat konten desain, slogan, meme dan punya akun serta aktif di media sosial. (redHumasKPUKotaBinjai)

Rekrutmen Relawan Demokrasi Pemilu 2019 Tingkat Kota Binjai

Binjai, kota-binjai.kpu.go.id - Dalam rangka mensukseskan Pemilu pada tanggal 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai merekrut Relawan Demokrasi tingkat Kota Binjai hingga tanggal 14 Januari 2019. Program relawan demokrasi adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih. Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya di mana mereka ditempatkan sebagai pelopor (pioneer) demokrasi bagi komunitasnya. Relawan demokrasi menjadi mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis kabupaten/kota. Pada akhirnya relawan demokrasi ini dapat menggerakkan masyarakat tempat mereka berada, agar mau menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana serta penuh tanggung jawab, sehingga parisipasi pemilih dan kualitas Pemilu 2019 dapat lebih baik dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya. Klik SURAT PERNYATAAN & DRH Klik FORMULIR PENDAFTARAN (redHumasKPUKotaBinjai)

14 Januari Batas Akhir Pendaftaran Relawan Demokrasi

Binjai, kota-binjai.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Binjai membuka pendaftaran untuk rekrutmen anggota relawan demokrasi. Pendaftaran sudah dibuka mulai hari ini dan akan ditutup pada 14 Januari mendatang. Program ini harapannya untuk menumbuhkan kembali kesadaran positif terhadap pentingnya pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Program relawan demokrasi ini untuk membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu serta meningkatkan partisipasi pemilih,” jelas Komisioner KPU Binjai Robby Effendi kemarin kepada wartawan di kantor KPU Binjai. Robby bilang masa kerja relawan demokrasi ini selama 3 bulan, khusus yang memiliki KTP Binjai dan diberi honor. Pembentukan relawan demokrasi ini kata Robby akan difokuskan ke 10 basis pemilih di masyarakat. Diantaranya basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, penyandang disabilitas, berkebutuhan khusus, pemilih marginal, basis komunitas, basis keagamaan dan basis warga internet. “Garis besar tugas dan agenda kegiatan relawan akan disampaikan dan disiapkan bimbingan teknis tersendiri untuk itu,” sebut Robby. Untuk persyaratan relawan demokrasi, diantaranya WNI, berusia minimal 17 tahun, pendidikan minimal SLTA/sederajat, berdomisili di Binjai, terdaftar sebagai pemilih, lebih baik punya pengalaman penyuluh/berorganisasi, diutamakan yang pernah ikut kursus pemilu atau program sosialisasi KPU Binjai lainnya, tidak menjadi anggota partai politik. “Mampu membuat konten desain, slogan, meme dan punya akun dan aktif di media sosial,” jelas Robby. Bagi warga Binjai yang berminat dapat mengunduh formulir dan ketentuan lainnya di website KPU Binjai kota-binjai.kpu.go.id atau melihat di website KPU RI di www.kpu.go.id. Terakhir Robby mengatakan relawan demokrasi ini diharapkan untuk menggerakkan masyarakat setempat agar menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana dan penuh tanggung jawab. (RedHumasKPUKotaBinjai)

Rapat Kerja Tahun Anggaran 2019

Binjai, kota-binjai.kpu.go.id - Awal tahun 2019, KPU sebagai Penyelenggara Pemilu 2019 diterpa isu tak sedap terkait Hoax Kertas Suara Tercoblos. KPU Binjai melalui Komisioner SDM dan Parmas, Robby Effendi menegaskan pihaknya siap menjalankan semua konsekuensi kena bully dan diserang berita hoax. "Ojo (jangan) kendor. Tahapan sosialisasi jalan terus. KPU Binjai sudah susun agenda hingga April mendatang. Penyelenggara pemilu harus kuat serta terus menjaga asas integritas dan profesionalitas demi mewujudkan pemilu 2019 yang berkualitas dan berdaulat," jawab Robby Effendi, Minggu (6/1/2019) Robby alumnus USU ini mengakui seperti ada upaya untuk melemahkan kepercayaan publik kepada KPU. Menjawab hal itu, Robby mengudar nada optimistis dengan bekerja menjaga amanah dan sungguh-sungguh. "Kita optimistis pemilu berdaulat. Masih segar ingatan kita mulai diserang dengan isu DPT siluman, kotak suara kardus hingga yang terakhir soal kontainer berisikan surat suara yang telah dicoblos. Kita akan tetap berusaha dengan kinerja profesional," ujarnya. "Penyebaran berita hoax tanpa data serta penuh kecurigaan itu tak baik bagi perjalanan demokrasi bangsa. Itu tidak sehat, bukankah kehadiran KPU itu dijamin UUD dan perintahnya jelas mewujudkan pemilu yang berkualitas, berdaulat, jujur dan adil," tegas Robby. Langkah ke depan, KPU Binjai akan menjawab itu melalui serangkaian kerja yang terstruktur dan terencana dengan baik. Satu di antaranya, KPU telah menggelar Raker di Tangkahan, membahas kerja masing-masing divisi untuk Januari hingga April mendatang. "Untuk sosialisasi dan partisipasi, KPU Binjai sedang merancang pembentukan relawan demokrasi di simpul warga kota Binjai. Penguatan tetap di pemilih pemula, perempuan dan disabilitas," jelas pria yang doyan menggowes sepeda ini. "Kita juga akan bikin penguatan rumah pintar pemilu, pendidikan pemilih untuk pemula, perempuan dan disabilitas, penguatan peran media massa dan ormas, pentas kreatifitas pemilu, konser musik pemilu, KPU Run, sosialisasi penghitungan, sosialisasi pemungutan suara dan sejumlah agenda lainnya," katanya mengakhiri wawancara. Terpisah, Ketua KPU Binjai , Zulfan Effendi menjelaskan, bahwa awal tahun 2019 pihaknya menggelar Raker di Tangkahan untuk sekaligus evaluasi, refleksi kinerja, dan proyeksi kinerja empat bulan jelang Pemilu 17 April 2019. Katanya, Tangkahan yang merupakan destinasi wisata alam pamandian dipilih sebagai lokasi Raker agar sekaligus penyegaran anggota. "Rapat kerja semua divisi, jadi awal tahun dibuat kegiatan di sana sekaligus outbond, biar lebih kompak dan solid. Dibuat di situ gak begitu jauh, biar kawan-kawan menikmati refreshing. Tahapan-tahapan pemilu juga berjalan lancar, ke depan biar bisa makin semangat," katanya. "Intinya menjaga kekompakan lebih semangat, lebih kuat, lebih tangguh. Malam Raker semua per divisi di sana tahun 2019, apa saja kegiatan yang akan dikerjakan. Semua dibedah, anggaran juga. Sabtu pagi kami outbond dan sorenya sudah kembali semua untuk kembali bekerja," pungkasnya. (redHumasKPUKotaBinjai)